Kamis, 29 November 2012

“al-Ayat fi al-Quran”


BAB I
PENDAHULUAN


  1. Latar Belakang

Seperti kita ketahui bersama bahwasanya Tafsir Maudhu’i  ialah beberapa isu yang diperbincangkan mengikut tujuan al-Quran yang tertentu dikaji dari surat tertentu atau  dari banyak surat didalam al-Quran. Pada hakekatnya Tafsir Maudhu’i adalah menafsirkan al-Quran dengan al-Quran atau ayat dengan ayat.  Dalam makalah ini merupakan salah satu penerapan Tafsir Maudhu’i tepatnya pada surat
ar-Rum : 21 tentang “al-ayat fi al-Quran”.

  1. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penulisan makalah ini ialah dapat dirumuskan dengan beberapa pertanyaan berikut :

1.      Apa pengertian al-ayat didalam al-Quran?
2.      Bagaimana kaitan kata al-ayat yang terdapat dalam surat ar-Rum dengan ayat-ayat yang lain?
3.      Bagaimana “ al-ayat” secara semantik

  1. Tujuan
Adapun tujuanya ialah:
a.       Dapat memahami tentang penerapan Tafsir Maudhu’i.
b.      Mengetahui peran al-ayat dalam al-Quran.
c.       Dapat mengetahui tanda-tanda kekuasaan Allah dalam al-Quran.






















BAB II
PEMBAHASAN


  1. Surat Ar-Rum Ayat 21
ô`ÏBur ÿ¾ÏmÏG»tƒ#uä ÷br& t,n=y{ /ä3s9 ô`ÏiB öNä3Å¡àÿRr& %[`ºurør& (#þqãZä3ó¡tFÏj9 $ygøŠs9Î) Ÿ@yèy_ur Nà6uZ÷t/ Zo¨Šuq¨B ºpyJômuur 4 ¨bÎ) Îû y7Ï9ºsŒ ;M»tƒUy             5Qöqs)Ïj9 tbr㍩3xÿtGtƒ ÇËÊÈ
21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

  1. Pengertian “ Al-Ayaat “ Secara Semantik
    
            Kata “ Al-Ayaat “ merupakan isim jamid. Adapun pengertian isim jamid sendiri ialah isim yang tidak bisa di tashrif.  Jadi, kata  “ Al-Ayaat  “ ialah isim yang tidak bisa ditashrif.
            Kata “ Al-Ayaat “ merupkan jamak mu’annast  salim dari mufrod “ Al-Ayat “ yang memiliki arti tanda-tanda.  

  1. Mutaroddif  “ Al-Ayaat “

Kata “ Al-Ayaat “ yang memiliki arti tanda-tanda mempunyai mutaroddif  kata dengan lafadz:
1. “  al-‘alamat   “ yang berarti tanda-tanda
2. “ al-amaroh “ yang berarti alamat/ tanda.

Jadi kata “ al-ayaat “ merupakan kata yang berarti tanda-tanda. Kata “ Al-Ayaat “  dalam tafsir Jalalain pada ayat ini tercatat arti tanda disini menunjukkan tanda keuasaan Allah SWT.
Kata “Al-Ayaat“ tidak memiliki perlawanan kata.

  1. Analisa dan Tafsir Ayat / Munasibatul Ayat

Seperti yang dikatakan tadi kata “ Al-Ayaat “     berarti tanda-tanda. Terdapat dalam beberapa surat Al-Quran diantarnya ialah, sebagai berikut;

1. “Al-ayaat”  sebagai " معجزة”                       

Terdapat dalam surat yunus : 19
           
šcqä9qà)tƒur Iwöqs9 tAÌRé& Ïmøn=tã ×ptƒ#uä `ÏiB ¾ÏmÎn/§ ( ö@à)sù $yJ¯RÎ) Ü=øtóø9$# ¬! (#ÿrãÏàtGR$$sù ÎoTÎ) Nä3yètB šÆÏiB tûï̍ÏàtFYßJø9$# ÇËÉÈ   
20. Dan mereka berkata: "Mepada tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mukjizat) dari Tuhannya?" Maka Katakanlah: "Sesungguhnya yang ghaib itu] kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, Sesungguhnya aku bersama kamu Termasuk orang-orang yang manunggu.


2. “Al-ayaat”  sebagai “  " جعل الليل والنهار        
           
Terdapat dalam surat Yasin : 37
×ptƒ#uäur ãNßg©9 ã@ø©9$# ãn=ó¡nS çm÷ZÏB u$pk¨]9$# #sŒÎ*sù Nèd tbqßJÎ=ôàB ÇÌÐÈ  
37. Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
Dalam ayat ini menerangkan bahwa al-ayaat disini menunjukkan tanda kekuasaan-Nya ialah malam yang Allah tanggalkan siang dari malam itu.

3. “Al-ayat” sebagai "خلق الناس من تراب"
Terdapat dalam surat Ar-Rum : 20
š ÇËÉÈ   crçŽÅ³tFZ?   ֍t±o0  OçFRr& !#sŒÎ)OèOs5 >#tè? ¢`ÏiBNä3s)n=s{ br&¾ÏmÏG»tƒ#uäô`ÏBur ÿ
20. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
 Al-ayaat disini menunjukkan bahwa tanda kekuasaan-Nya ialah  menciptakan manusia dari tanah dan menjadi manusia yang berkembang biak.

4.“Al-ayaat”  sebagai "خلق السموات والأرض و اختلا ف ألسنة وأ لوان "

   Terdapat dalam surat Ar-Rum : 22
;M»tƒUyy7Ï9ºsŒ4 ¨ÎûbÎ) /ä3ÏRºuqø9r&urÇô Nà6ÏGoYÅ¡ø9r&   ß#»n=ÏG÷z$#ur öÚöF{$#urßÏNºuq»yJ¡¡9$#,ù=yz¾ÏmÏG»tƒ#uä `ÏBur t
                                                                                                                                ÇËËÈ ûüÏJÎ=»yèù=Ïj9  
  22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui
                                                                                                                              
   Tanda-tanda kekuasaan Allah pada ayat ini ialah menciptakan langit dan bumi dan perbedaan bahasa, warna kulit.

5. “Al-ayaat”   sebagai يرسل الرياح مبشرات
   Terdapat dalam surat Ar-Rum : 46
ô`ÏBur ÿ¾ÏmÏG»tƒ#uä br& Ÿ@Åöãƒ yy$tƒÌh9$# ;NºuŽÅe³t6ãB /ä3s)ƒÉãÏ9ur `ÏiB ¾ÏmÏFuH÷q§ y̍ôftGÏ9ur à7ù=àÿø9$# ¾Ín̍øBr'Î/ (#qäótGö;tGÏ9ur `ÏB ¾Ï&Î#ôÒsù ö/ä3¯=yès9ur tbrãä3ô±n@ ÇÍÏÈ  
46. Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; mudah-mudahn kamu bersyukur.

Dari ayat ini menunjukan bahwa tanda kekuasaanya ialah Ia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira.

6. “Al-ayaat”  bagi yang percaya dengan tanda-tanda-Nya
   Terdapat dalam surat As-Sajdah : 15
$yJ¯RÎ) ß`ÏB÷sム$uZÏG»tƒ$t«Î/ tûïÏ%©!$# #sŒÎ) (#rãÅe2èŒ $pkÍ5 (#ryz #Y£Úß (#qßs¬7yur ÏôJpt¿2 öNÎgÎn/u öNèdur Ÿw šcrçŽÉ9õ3tFó¡o ) ÇÊÎÈ  
15. Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.


  1. “ Al-‘alamat  fi al-Quran”
                             
Mutarddif  lafadz “Al-ayaat”  saalah satunya ialah  “Al-‘alamat “ . kata ini terdapat didalam al-Quran diantaranya ialah pada surat An-Nahl : 16
;M»yJ»n=tæur 4 ÄNôf¨Z9$$Î/ur öNèd tbrßtGöku ÇÊÏÈ  
16. Dan (dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). dan dengan bintang-bintang Itulah mereka mendapat petunjuk.
           
  1. “Al-Imarot fi al-Quran”

Seperti diatas mutaroddif  “Al-ayaat”   ialah “Al-Imarot” yang berarti tanda. Dan terdapat dalam al-Quran, yakni dalam surat Yusuf : 53.
!$tBur äÌht/é& ûÓŤøÿtR 4 ¨bÎ) }§øÿ¨Z9$# 8ou$¨BV{ Ïäþq¡9$$Î/ žwÎ) $tB zOÏmu þÎn1u 4 ¨bÎ) În1u Öqàÿxî ×LìÏm§ ÇÎÌÈ  
53. Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.






















BAB III
PENUTUP

a. Kesimpulan
  
   Al-hasil bahwa al-ayaat ialah jama’ dari mufrod ayatun yang menunjukkan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Dan juga dikatakan mu’jizat Nabi Muhammad SAW.
   Al-ayaat memiliki ruang limgkup dalam peran dibeberapa ayat al-Quran, yakni;
-         Kekuasaan menciptakan manusia berpasangan
-         Kekuasaan menciptakan langit dan bumi
-         Menciptakan manusia dari debu
-         dsb.
Yang mana tanda-tanda ini ditunjukkan bagi kaum yang berfikir,berakal, dan bagi alam semesta.

Wallahu ‘alam bi ash-shawab.





0 komentar:

Poskan Komentar