Senin, 15 Desember 2014

KEWIRAUSAHAAN (Resume Buku Karya Bukahri Ulma)

KEWIRAUSAHAAN
 (Resume Buku Karya Bukahri Ulma)

Oleh : Abdul Aziz

WIRASWASTA DAN WIRAUSAHA

DR. Suparman Sumahamijaya ialah seorang pelopor istilah “wiraswasta” merupakan usaha untuk mengintrodusir dan memberikan peluang bagi kelompok kreatif entrepreneur Indonesia. Wiraswastawan bisa diistilahkan dengan istilah saudagar. Secara bahasa wiraswasta memiliki arti wira ; manusia unggul, teladan, berjiwa besar. Swa ; sendiri, sta ; berdiri. Jadi, secara bahasa berarti keberanian, keutamaan, serta keperkasaan dalam memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahan hidup.

Wirausaha merupakan terjemahan dari enterpreuneur dengan arti bahasa Inggris Between Taker atau go-between. Secara jelas Joseph Schumpeter mendefinisikan bahwa wirausaha ialah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.

Enterpreneur dapat difahami     :
1.      Orang yang menanggung jawab resiko
2.      Orang yang mengurus perusahaan
3.      Alokator dana
4.      Pencipta barang baru
Wirausaha Pemerintah
Wirausaha pemerintah, berawal dari anggapan wirausaha pemerintah ialah bahwa pemerinta harus membiayai hasil, bukan masukan, harus berorientasi pelanggan, bukan birokrasi. Wirausaha ini berpijak pada pengertian wirausaha yang dikemukakan oleh Jean B, Say : sekitar tahun 1800 wirausaha adalah memindahka berbagai sumber ekonomi dari suatu wilayah denga produktivitas rendah ke wilayah dengan produktivitas lebih tinggi dan hasil yang lebih besar. Dengan kata lain, seorang wirausahawan menggunakan sumber daya dengan cara baru untuk memaksimalkan produktivitas dan efektivitas.
Pemerintah wirausaha berusaha meninggalkan cara-cara lama yang mengutamakan birokrasi, para pegawai dan manajer harus bersifat inovatif, imajinatif, kreatif, membatasi resiko, efisien, dan berorientasi langganan, dapat menciptakan income ketimbang menghabiskan anggaran negara, mau bekerja sama dengan sektor swasta, mendirikan berbagai perusahaan, berorientasi pasar, mengutamakan prestasi daripada sistem perkoncoan.
Berbagai Macam Tipe Wirausaha
1.      Wirausaha yang memiliki inisiatif
2.      Wirausaha yang mengorganisir mekanis sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu
3.      Mampu menerima resiko atau kegagalan.
Tiga tipe utama wirausaha;
5.      Wirausaha Ahli => seorang penemu memiliki ide yang ingin mengembangkan proses produksi dsb. Lebih bergerak dalam penelitian membuat model percobaan lab dll.
6.      The Promoter => Individu yang berlatarbelakang pekerjaan sales atau bidang marketing yang kemudian mengembangkan perusahaan sendiri.
7.      General Manager =>  individu yang ideal yang secara sukses bekerja pada sebuah perusahaan, dia banyak menguasai keahlian bidang produksi, pemasaran, permodalan, dan pengawasan.
Macam Profil Wirausaha
Menurut Zimmerer & Scarborough  terdapat berbagai macam profil wirausaha, yaitu;
·      Women Entepreneur        : wanita yang terjun kedalam bidang bisnis.
·      Minority Enterpreneur : kaum minoritas yang kurang memiliki ksempatan kerja di lapangan pemerintah sebagaimana warga negara pada umumnya.
·      Immigrant Enterpreneurs : Kaum pendatang yang memasuki suatu daerah biasanya sulit untuk memperoleh pkerjaan formal, atau juga nonformal.
·      Part Time Enterpreneurs : Memulai bisnis waktu kosong atau part time merupakan pintu gerbang untuk berkembang menjadi usaha besar.
·      Home-Based Entrepreuneurs : Ada pula ibu-ibu rumah tangga yang memulai kegiatan bisnisnya dari rumah tangga misalnya ibu-ibu yang pandai membuat kue dan aneka masakan dsb.
·      Family-Owned Business : sebuah keluarga dapat membuka berbagai jenis dan cabang usaha. Berurutan dari ayah sampai ke anak-anaknya.
·      Copreneurs : dibuat dengan cara menciptakan pembagian pekerjaan yang didasarkan atas keahlian masing-masing orang.
WANITA WIRAUSAHA
Wanita berdikari, wanita berwirausaha sudah sejak lama menjadi pemikiran dan isi hati Ibu Kartini. Tidak hanya memperjuangkan pendidikan sekedar keterampilan kerumahtanggaan, tetapi lebih dari itu, Ibu Kartini berjuang untuk dilaksanakannya pendidikan berdikari. Beliau sangat memperhatikan bidang bisnis terbukti dari usahanya dalam membantu keuangan dan pemasaran wood carving, textile weaving dsb.
Hari ini banyak kemajuan kita lihat dari berbagai bidang, Wanita-wanita Indonesia sudah mampu memasuki lapangan kerja seperti pekerjaan di bidang kesehatan, perdagangan, keamanan, perhubungan darat, laut dan udara. Banyak wanita yang bergerak dalam bidang bisnis, lebih dikenal dengan istilah Wanita Pengusaha yang mendirikan asosiasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).
Wanita Enterpreneur Vs Pria Enterpreneur
Wanita Enterpreneur
Pria Enterpreneur
Agak sulit memperoleh sumber modal
Lebih mudah memperoleh sumber modal
Self confidencenya lebih rendah
Self confidencenya lebih tinggi
Mulai usaha rata-rata 35-45
Mulai usaha rata-rata 25-35
Bentuk bisnis hanya berhubungan dengan bisnis jasa, pendidikan, konsultan, dan relationsnya.
Bentuk jasa lebih banyak ragamnya
INTRAPRENEURSHIP
Hisrich menyatakan bahwa intrapreneurship merupakan suatu metode mendorong serta memberikan fasilitas, membuka kesempatan bagi seseorang dalam organisasi untuk menciptakan, mengerjakan sesuatu yang beda dari yang lain secara lebih baik dan bertanggungjawab.
Perusahaan Tradisional VS Intrapreneurship
Pokok aturan yang berlaku dalam Perusahaan Tradisional;
a.       Mengikuti peraturan secara ketat, sesuai dengan yang telah digariskan.
b.      Tidak boleh menyimpang, berbuat kesalahan, tidak boleh gagal
c.       Tidak boleh membuat inisiatif sendiri tapi nunggu intruksi atasan
Pokok aturan yang berlaku dalam Intrapreneurship;
a.       Karyawan bisa mengembangkan visinya, tujuan dan kegiatannya
b.      Ada pemberian hadiah untuk pemikiran dan kegiatan yang positif seperti pengajuan usul, eksperimen, pengembangan ide, dan tanggungjawab.
Lingkungan dan Iklim Organisasi
1.      Penerapan teknologi dalam organisasi
2.      Terbuka peluang eksperimen
3.      Tidak ada ukura baku perihal parameter keberhasilan
4.      Harus tersedia dana yang cukup untuk melakukan kebebasan pengembagan ide
5.      Harus dikembangkan tim multidisiplin
6.      Spirit intrapreneurship tidak berdasarkan pada perseorangan, tapi atas dasar sukarela dan sistem hadiah.
SIFAT WIRAUSAHA
Konsep 10 D Bygrave
1.      Dream                        : Mempunyai visi terhadap keinginannya masa depan dan mampu mewujudkannya
2.      Decisiveness   : Tidak bekerja lambat, mengambil keputusan secara cepat
3.      Doers              : seorang wirausaha membuat keputusan maka dia langsung menindak lanjutinya
4.      Determination : Wirausaha melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian
5.      Dedication     : Dedikasi seorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi
6.      Devotion        : kegemaran atau kegila-gilaan pada pekerjaan bisnisnya
7.      Details            : wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci
8.      Desnity           : Wirausaha bertanggungjawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya
9.      Dollars            : wirausaha tidak sangat mengutamakan mencapai kekayaan.
10.  Distribute       : Wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya terhadap kepercayaannya
Kelemahan Wirausaha Indonesia
-          Sifat mentalitet yang meremehkan mutu
-          Sifat mentalitet yang suka menerabas
-          Sifat tak percaya kepada diri sendiri
-          Sifat tak berdisiplin murni
-          Sifat mentalitet yang suka mengabaikan tanggung jawab yang kokoh

KREATIVITAS DAN INOVASI
Enterpreneur merupakan suatu kelompok orang yang mengagumkan, manusia kreatif dan inovatif. Modal utama wirausaha adalah kreativitas, keuletan, semangat pantang menyerah. Semangat ini memandang kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda, meski terantuk dan jatuh, mereka akan bangkit kemabil dengan gagah, mereka tahan banting.

Sifat Keorsinilan seorang Wirausaha
Sifat keorsinilan menuntut adanya kreativitas dalam pelaksanakan tugasnya. Kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru. Produk baru artinya tidak perlu seluruhnya baru. Jadi kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau melihat hubungan-hubungan baru anatara unsur, data, variable.

MARKETING PLAN
 

           Where have we been??
                                                                                                   How do we get here
Where do we want to go
Rounded Rectangle: Konsep Pemasaran

Marketing plan merupakan bagian dari bussines plan, perecanaan yang harus disiapkan. Bygrave menjelaskan marketing plan ialah analisa situasi perusahaan dan lingkungannya baik itu meliputi peluang, kekuatan, kelemahan, kendala yang di hadapi di pasar.

Konsep Produksi => bertolak pada konsumen ingin produk yang harga murah dan mudah didapatkan dimana-mana.
Konsep Produk => Produesn membuat barang yang sesuai dengan selera pasar
Konsep Penjualan => Menjual barang dengan berbagai teknik promosi
Marketing Konsep => Produsen memusatkan pada perhatian selera konsumen.

            Marketing Concept


BUSINESS PLAN
-          Business plan perlu disusun karena merupakan legimitasi dari sebuah usaha yang akan didirikan.
-          Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.
-          Business plan dibuat dalam jangka pendek dan jangka panjang yang pertama kali diikuti untuk tiga tahun berjalan.
Isi Business Plan

1.      Pendahuluan
2.      Rangkuman isi business plan
3.      Analisis Industri
4.      Rencana pemasaran
5.      Rencana Produksi
6.      Deskripsi tentang usaha
7.      Perencanaan organisasi
8.      Resiko
9.      Prmodalan

10.  Aspendik



                                                           


RANCANGAN KEWIRAUSAHAAN
Oleh : Abdul Aziz (1211502001)

“Kurupuk Galau”
Kurupuk Galau merupakan produk modivikasi dari kerupuk bumbu kelapa, dengan bahan dasar acid an terigu. Kurupuk ini telah diproduksi sejak satu tahun yang lalu, namun hanya stagnan tidak berkembang untuk pemasarannya.
Oleh karena itu, saya mencoba untuk memodivikasi kurupuk bumbu tersebut menjadi lebih unik lagi dengan gubahan nama yang berbeda yaitu “kurupuk galau”, agar secara langsung orang yang pertama kali mendengar menjadi tertarik. Selain perubahan nama, kemasan dan rasanyapun akan ditambah variasi, peralatan dan karyawannya pun ditambah lagi, begitu juga pemasaran tidak hanya door to door dari warung/took satu ke yang lainnya, melainkan via online shop dan media social juga. Rencana income dari 180.000/hari menjadi 1.200.000/hari.

Rincian
a.       Produksi kurupuk yang lama,
-          Modal : 30.000,- => 90 Bungkus (2000/bungkus) total pendapatan : 180.000/hari
b.      Produksi kurupuk setelah dimodivikasi
-          Modal : 150.000,- => 450 Bungkus (3000/bks) total pendapatan : 1.200.000,-/hari

0 komentar:

Poskan Komentar